fbpx

Mengatasi Flek Hitam dengan Minyak Bulus

Mengatasi Flek Hitam dengan Minyak Bulus

Wajah merupakan anggota badan yang pertama kali dilihat oleh orang, raut muka seseorang bisa dilihat dari wajah orang tersebut, karena itu penampilan seseorang sangat penting diutamakan terlebih pada muka atau wajah seseorang tersebut, semakin nyaman muka atau wajah kita dari ” penyakit ” muka maka akan semakin percaya diri pula bagi kita bila berhadapan dengan orang lain. Salah satunya penyebab kulit wajah yang menyebabkan kurang tampil percaya diri ialah adanya flek hitam pada wajah, hal ini menjadi permsalahan bagi seseorang yang mengalami flek hitam pada wajah atau muka. Flek hitam atau ephelis adalah bintik-bintik datar pada kulit wajah yang terbentuk akibat peningkatan melanin atau pigmen alami pada kulit.

Flek hitam sendiri dapat tumbuh pada bagian tubuh yang lainnya seperti halnya pada leher, lengan, dada. Bintik-bintik hitam ini cenderung mudah dilihat dan muncul pada orang yang berwarna kulit putih. Flek hitam ini merupakan kondisi yang umum terjadi di segala usia, namun flek hitam ini biasanya tidak membahayakan atau menimbulkan rasa sakit. Salah satu untuk mengobatai, menyamarkan, atau menghilangkan flek hitam tersebut dengan cara alami yaitu dengan penggunaan herbal seperti terdapat pada minyak bulus sr12.

Minyak bulus sr12 sendiri berasal dari bahan alami yang diolah secara tradisional dengan cara dijemur. Minyak bulus tersebut dari penyu air tawar ( bulus ) tersebut, tanpa efek samping sehingga bagi pemakai serta pengguna minyak bulus aman, nyaman serta hasilnya maksimal karena tidak mengandung bahan kimia yang berbahaya, banyak pula minyak bulus yang beredar di pasaran tidak alami yang akan menimbulkan efek samping bagi pemakainya.

Penyebab Flek Hitam

Flek hitam muncul karena meningkatnya produksi melanin, terutama setelah terpapar oleh sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV). Melanin adalah pigmen yang menentukan warna pada kulit, mata, dan rambut manusia. Bagian kulit yang memiliki banyak melanin akan berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya, sehingga tampak seperti bintik-bintik. Meningkatnya melanin dalam tubuh seseorang juga berhubungan dengan faktor genetik. Orang-orang dengan kulit putih dan memiliki rambut pirang atau merah lebih sering mengalami kondisi ini. Meskipun sebagian besar flek berwarna hitam, hal ini tidak menutup kemungkinan muncul dengan warna lain, seperti kemerahan, kekuningan, atau kecokelatan tergantung dari pigmen kulit masing-masing orang, namun yang pasti berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya.

Gejala dan Diagnosis Flek Hitam

Flek hitam pada kulit akan terlihat seperti bercak atau titik noda berwarna lebih gelap dari kulit di sekitarnya dan tidak menonjol (datar). Flek hitam umumnya tidak menimbulkan rasa sakit, tidak berbahaya bagi kesehatan, dan tidak dapat berubah menjadi kanker. Flek hitam atau ephelis juga tidak timbul di kulit yang tidak terpapar sinar matahari. Beberapa penyakit berbahaya yang perlu diwaspadai karena terdapat kemiripan dengan ephelis atau flek hitam adalah neurofibromatosis dan melanoma. Oleh karena itu, ada baiknya mewaspadai bercak atau titik noda tersebut dan segera temui dokter kulit untuk mengenali dan mendapatkan diagnosis yang tepat. Tes kulit dan biopsi umumnya akan dilakukan untuk menetukan diagnosis.

Flek hitam sendiri bisa kita atasi namun pada kenyataannya sangat susah dihindari untuk mencegah bahkan pengobatan flek hitam tersebut salah satunya dengan menggunakan minyak bulus sr12 yang berasal dari bulus yang manfaat serta khasiatnya yang bagus digunakan karena kandungan dari minyak bulus tersebut didalamnya sangat tinggi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *